Senin, 17 Desember 2012

Indonesian Idol season 7 – parodi versi lima menit


humor ada beberapa macam bentuk, dan salah satunya yang sedang saya sukai adalah parodi dengan skenario seperti dibawah ini...



PANGGUNG Spektakuler RCTI
Seorang MC masuk ke panggung RCTI dan membuka acara Indonesian Idol.

DANIEL MANANTA
Selamat Malam Indonesia! Selamat datang di acara Indonesian Idol season 7! Ya! benar season 7. You know what? Kita ngalahin serial Cinta Fitri! Bentar lagi kami akan membuat acara lain. Indonesian Idol Season Ramadhan. Ditunggu saja… dan inilah kontestan kita!

Music masuk. Lighting warna-warni. Kamera Zoom Out, kelihatan tata panggungnya
Para kontestan berbaris seperti boy band dan girl band, lalu mulai nyanyi lagunya Indonesian Idol seperti biasa.
Penonton berteriak-teriak mengelu-elukan nama idolanya. Entah karena dibayar atau diinjek temen sebelahnya.

PENONTON #1
KYYYAAA!! DERA!!

PENONTON #2
KYYYAAA!! TADI GUE SALAMAN SAMA SEAN! Gue dukung dia ah! (sambil buang rambut palsu kribonya)

PENONTON #3
Elu! Elu!

PENONTON #4
Eh, lu bela siapa, kok elu?

PENONTON #3
Ah, kan gue lagi meng”elu-elu”kan. Gue kan mengartikannya secara harafiah

Musik selesai, kontestan berjejer dan nafas ngos-ngosan. Kamera nge-Zoom muka satu-satu. Di Shot bagian keringat mengucur dari pipi. Dramatis. Untung kamera Cuma bisa menyampaikan gambar, bukan bau. Karena para kontestan bau kecut semua.

DANIEL MANANTA
Kembali lagi ke panggung Spektakuler Indonesian Idol! Sebelum memulai acara, mari kita memperkenalkan 3 juri kita. Dari sebelah kiri..

AHMAD DHANI
Halo semuanya, saya Ahmad Dhani. Saya produser dan musisi

Khansa
saya pikir Deddy Corbuzier ato ozzy saputra mas..

AHMAD DHANI
hahahahahahaha… bisa aja kamu (sambil menulis catatan: “Kontestan Khansa KELUAR”)

ANANG HERMANSYAH
Saya Anang Hermansyah. Produser handal 

Belinda  membuka mulut hendak berbicara.

ANANG HERMANSYAH (CONT’D)
(dengan nada dingin)
DAN siapa pun yang nanya gimana kabar Syahrini dan Krisdayanti, saya pastikan keluar sebelum menyanyi

Belinda  menutup kembali mulutnya.

AGNES MONICA
Saya Agnes Monica. Semua tentu tau saya perannya seperti Paul Abdul yang apa-apa akan saya bilang bagus. Ya kamu juga Dhera. Saya terpaksa bilang kamu bagus, karena produser nyuruh gitu. Aslinya suaramu berkarakter sih. Geter-geter gitu. Kayak hape geter kalo di silent

DANIEL MANANTA
Ya! Perkenalan yang cukup mendebarkan ya? Bukan begitu? Kalo begitu, kita saksikan dulu pariwara berikut ini, tetap di Indonesian Idol!

Fade out

MENYANYI

DANIEL MANANTA
Ya! Kembali lagi Indonesian Idol! Ajang pencarian musisi berbakat di Indonesia! Peserta pertama kita, langsung saja, RIO! ngomong-ngomong ada hubungan apa ya Rio dengan Smash sampe-sampe mereka bilang “segarnya minum RIO?”

RIO
(masuk ke panggung, langsung nyanyi Sheila On 7)
“caci maki saja diriku, bila itu bisa membuatmu, kembali bersinar dan berpijar seperti JUUUSUUUFF KALLAA…”

Penonton bersorak sorai, Jusuf kalla langsung telepon Sheila On 7, tahun 2014 mereka dibooking untuk jadi media kampanye. Karena penulis tau lanjutannya ga bisa dibuat lucu lagi maka lagunya dicepetin.

DANIEL MANANTA
Bagus sekali Rio! Tepuk tangan sekali lagi untuk Rio!
Penonton udah siap untuk tepuk tangan…

DANIEL MANANTA
CUKUP! Ga usah banyak-banyak, durasi. Lalu komentarnya dewan juri…

ANANG HERMANSYAH
Aku bilang… Rio, kamu ngondek banget

AGNES MONICA
Mas Anang, jangan ngomong gitu, nanti kita di tegur sama lembaga sensor

ANANG HERMANSYAH
Sori aku harus bilang… aku harus jujur… aku harus bilang apa adanya

AHMAD DHANI
Iya sih, tapi tiap kamu ngomong pasti itu mulu yang keluar. Ga ada kata lain selain “aku bilang“ apa?

ANANG HERMANSYAH
Sori dhani, aku harus bilang… aku harus jujur… aku harus bilang apa adanya

AHMAD DHANI
Hadeh… sudahlah
Saya berbeda dengan mas anang ya… menurut saya kamu ga ngondek, Cuman kayak olga aja. Dan sayangnya olga ngondek. Ngomong-ngomong kamu sering jadi penonton yang nari dan lipsing di acara dasyat ya? Yang dibelakang itu

Penonton bersorak, ga terima karena yang dibilang Ahmad Dhani itu mereka

AGNES MONICA
Kamu bagus banget Rio! Ngondeknya persis olga banget!

DANIEL MANANTA
(mendekati produser)
Pecat mereka! Mereka itu juri musik apa kontes waria sih?

BABAK EJEK-EJEKAN

DANIEL MANANTA
Pemirsa Indonesian Idol. Tentunya anda masih ingat, Seorang juri Idol membeli lagu dari seorang kontestan. Dan untuk pertama kalinya, lagu itu di perdengarkan di panggung Spektakuler ini. Saya jadi sangsi, kenapa sebutannya panggung Spektakuler tapi yang datang adalah kontestan beginian. Bintang tamunya 7 icons pula. Mana Spektakulernya?

PRODUSER
(dari jauh ngomong)

DANIEL MANANTA
(membaca gerak bibir produser)
Apa pak? Po-tong-ga-ji? JANGAN!! Ah maksud saya. Ini benar-benar panggung spektakuler pemirsa dirumah! Bener-bener Spektakuler! Dan bukti dari Spektakulernya adalah, kita menampilkan kontestan berikut ini!

SI PENCIPTA LAGU
(masuk panggung bawa gitar, baju harus bener-bener mirip sama waktu audisi. Padahal itu baju minjem)
NENG NENG NONG NENG NONG NANG NONG NENG NENG NONG NENG NONG NANG NONG NENG NENG NONG NENG NONG NANG NONG NENG NENG NONG NENG

Penonton bersorak, menutup telinga. Si pencipta lagu tetep lempeng nyanyi ditambah dengan memejamkan mata. Dipikir penonton suka

PENONTON #5
Telingaku berdarah!! Ampun! Aku ga berbuat maksiat lagi!

PENONTON #6
(muka orang bingung) Ini dimana? Aku siapa? Aku siapa?

face out, dewan juri keluar panggung cari WC ato ember untuk muntah

BABAK ELIMINASI

DANIEL MANANTA
Pemirsa dirumah, setelah kita menyaksikan kontestan barusan, semoga TV anda masih hidup untuk bisa menayangkan tayangan ini. Yak, babak eliminasi, line voting telah ditutup. Hasilnya ada di tangan saya. Dan yang keluar malam hari ini adalah…

MUSIK mengeras. CLOSE-UP pada wajah-wajah kontestan. EXTREME CLOSE-UP pada wajah satu kontestan. Balik lagi ke CLOSE-UP wajah kontestan lain. Musik memelan.
Lantas musik mengeras lagi. CLOSE-UP pada wajah-wajah kontestan…
Di saat ini, PARA PENONTON lari sore dulu. Mandi. Pakai baju. Tidur. Bangun. Menyiapkan makanan kecil. Lalu kembali menonton. 

DANIEL MANANTA
Dan Indonesia memilih! Yang keluar adalah… setelah pesan-pesan berikut ini! Tetap di INDONESIAN IDOL!

Para kontestan, penonton di studio dan penonton dirumah sudah menebak bakal lama. Daniel ditinggal maen remi dulu

DANIEL MANANTA
Dan yang keluar malam hari ini selain 7 icons adalah… YODA!

Para kontestan langsung merangkul yoda, yoda kaget, lagi seru maen remi, lalu mendadak tegar, setidaknya begitu sampai kameranya mati.

DANIEL MANANTA
Ya, Yoda, mimpi kamu menjadi Idol berakhir sampai disini. ada yang ingin disampaikan trakhir kalinya?

YODA
Makasih yang sudah support saya, makasih untuk Luke Skywalker, makasih untuk Anakin, makasih untuk obi-wan. Tanpa kalian saya ga bisa maen Star Wars

Para kontestan lain dan penonton bertepuk tangan tapi ga ngerti apa yang dimaksud oleh penulis, biarkan penulis main dengan imajinasinya sendiri.

YODA
Saya Cuma berharap keluarga saya ada disini untuk melihat saya

DANIEL MANANTA
Dan kami mewujudkan impianmu, lihat dibelakang

MUSIK: drum mengentak.
Sepasang suami istri paruh baya keluar dari belakang panggung

YODA
(kaget… diberi surprise)
Bapak! Ibu! Lho? Itu bukan keluarga saya, itu tetangga saya sebelah rumah. Kok kalian yang datang?

TETANGGA YODA
Numpang masuk TV nak yoda. Waktu pihak RCTI datang, bapak ibu nak yoda saya kurung di WC

AGNES MONICA
(terisak)
Sungguh mengharukan… kayak keluarga yang lama ga ketemu ya?

FADE OUT. Layar gelap menunjukkan logo: Indonesian Idol
TAMAT.

Minggu, 16 Desember 2012

maapin blog...


Maap wahai blog, sering menelantarkanmu. Bukan maksudku. Bukan inginku.. melukaimu sadarkah kau… *digetok duta Sheila on 7 karena tiba2 nyanyi lagunya

Maapkan sering melupakanmu dan berpaling ke 140 karakter. Dia lebih muda. Dia lebih menarik. Tapi baru kusadari logonya itu burung. Masak aku cowok maenan burung? Apa kata dunia? Kan berasa homo gimana gitu..Aku kan punya burung sendiri.. walo warnanya bukan biru…

Maapkan tak pernah mengunjungimu sejak posting terakhir. Posting tentang rumah hantu.. tentang kelaknat  visita mengajakku ke tempat terkutuk itu.. sebenarnya aku ingin sekali mengunjungimu, menulis di dindingmu, bahkan aku sempat menulis. Tetapi semua draft itu terbengkalai di computer di folder CEPAT DIKERJAKAN. Bersebelahan dengan folder MIyABI yang lebih sering aku buka…

Maapkan karena tak menggubrismu. Aku menyesal dan patut engkau hukum. Boleh aku minta penitensi? Penitensi berupa 1x rosario dan seminggu novena? *tiba2 latar berubah ruang pengakuan dosa gereja

Aku berjanji dengan kekuatan bulan, agar kau tak menghukumku, aku bakal sering mengunjungimu. Dan menceritakan hari-hariku… menceritakan kecerobohanku. Menceritakan kegantenganku. Apa? Aku ga ganteng? Oke baiklah blog.. kamu boleh mengatai (kata dasar tai.. di tambah imbuan meng) aku apa aja.. tapi aku bolehkan ganteng sedikit? Engga? Sedikit aja? Baiklah.. mulai posting selanjutnya.. aku akan bercerita tentang hari-hariku.. sekarang aku mau molor dulu..

Salam sayang selalu,
Icak mencintaimu dan gemar menabung (serta gemar donor darah)


Senin, 02 April 2012

Rumah Hantu


visita (dibaca : VI-SHIT-A) : mas icaQ, ikut kita yuk..
aku : kemana?
visita : tempat paling seru! kita maem bareng
aku : asik!! maen kemana?
visita : ada deh, pokoknya tempatnya seru abis! ketemuan di Sri Ratu hari rabu jam 5 sore yah!
aku : oke!

yup, percakapan diatas adalah ilustrasi singkat bagaimana aku dibawa ke tempat laknat itu.

------------------------------------------------------

Hari rabu jam 5 sore aku udah sampe di Sri Ratu, tempat janjian aku sama visita dan temen2nya.
1 jam menunggu…… dia baru dateng. Bagus.

Visita : mas, maap aku telat…
Kalo dalam keadaan tidak sedang gondok aku pasti menjawab,
“masak aku yang tanggung jawab? Nyicip aja engga!” atau
“apa? Telat? Kamu ngelakuin sama pacarmu pake kondom ga?” atau
“yuk nikah..”
Tapi Karena sedang gondok 1 jam aku cuma senyum, sayang waktu itu disekitar tempat aku berdiri ga ada benda tumpul buat getok kepala visita. Visita sedang beruntung.

Visita membawa serta temen-temennya. Aldita, janna dan riana. Oh iya, temen-temen yang baca kan belom tau mereka seperti apa yah? Oke akan aku ceritakan siapakah mereka.

Visita adalah mahasiswi psikologi yang suka music indie tapi dengerin smash. Cita2nya adalah mendamaikan kaum indie dengan kaum smashblast, karena sudah 300 tahun mereka saling berselisih paham. kalo ga percaya, beli aja buku yang berjudul "sejarah musik indonesia setelah avatar menghilang. pokoknya semua ini gara-gara raja api menyerang"

Aldita adalah mahasiswi psikologi yang sepertinya di fakultas psikologi dia rawat jalan. Kuliah cuman modus. Bodinya aldita montok, seperti bawa tabung LPG 3Kg kemana-mana. Sampe-sampe banyak pesenan. Mari kita doakan aldita menemukan bakat bisnisnya.

Janna adalah mahasiswi psikologi. Dari namanya tentu semua mengira dia sudah pernah menikah lalu entah cerai atau ditinggal mati suaminya akhirnya dia men’janna’. Janna juga yang mengilhami lagu dangdut “kau masih gadis… atau sudah janna…” tapi aku juga bingung, dia janna kembang atau janna campuran ya? *eh itu ganda ya

Riana adalah mahasiswi psikologi tapi kalo siang jadi mahasiswa. panggilannya rian. Kalo malam ana. Jadi namanya itu cuman kedok profesi. Profesi aslinya seperti terlihat dari namanya, yaitu ojek payung. Itu lho, yang nyanyi lagu umbrella. Ah pada ga tau? Sudahlah…

Nah, semoga udah dapet gambaran yah, kalo sudah tau jangan takabur. Jangan sombong.

Kembali ke cerita, yak. Masih ingat tempat laknat tadi? Jadi visita dan temen2nya ngajak ke tempat laknat yang menurut visita SERU ABIS adalah RUMAH HANTU WEWE GOMBEL! *kasih uang 1000 ke pengamen *tolong lagunya yang serem mas *sepiring berdua *backsound serem

Bener sekali! Itu rumah, itu hantu, dan itu wewe gombel
ga cukup rumah,
dia juga hantu,
dan Bukan wewe dot com, bukan! Tapi dia wewe gombel!

Bagi kalian yang kemakan standup comedynya @radityadika mungkin merasa kalo setan itu unyu. Pocong kayak cupa cup dan lain sebagainya. Tapi kalian ga mungkin juga ketemu pocong langsung ngemut kepalanya kan?  Bisa jadi itu pocong beda kelamin, bukan muhrim.
Kalo orang udah mulai ga takut sama setan, aku khawatirnya tu mereka beralih profesi, misalnya curanmor jadi meningkat, joki 3 in 1 jadi marak. Pokoknya profesi-profesi mereka jadi berganti. Kan ga seru aja.

Tapi kalau pun orang udah ga takut lagi, aku yakin para setan mulai mengeluarkan terobosan baru.
Contohnya pocong, mereka udah males untuk selalu dibully, ditoyor kepalanya. Akhirnya mereka membuat terobosan baru, kafannya di kasih arus listrik. Jadi tiap ada yang noyor pala mereka. Langsung kesetrum
Suster ngesot pun bikin terobosan, mereka pake skateboard. Atau bisa jadi mereka pake sepeda dan berubah dari suster ngesot jadi suster genjot.

Intinya yah, aku TAKUT!!! Aku ga mau masuk!!!!

Dengan sok menenangkan, visita tiba2 jadi Mario teguh, lengkap dengan kemeja dan jas. Rambutnya pinjem punya danu. Eh itu bukan rambut, itu kulit kepala.
“mas, ga usah takut. Tuhan beserta kita… yang jadi setan juga manusia kok”
“tapi aku takut ta. Aku kalo pipis dicelana gimana?”
“aldita sedia pampers kok…”
“ya awoh.. ini bukan masalah pam…ah sudahlah… yaudah aku ikut…” nadaku udah terpaksa gitu
“HORE!!” empat orang cewek yang sok perkasa itu teriak kegirangan. Mulai nari sambil lari-lari. Kalo ga inget itu tempat umum, mungkin mereka udah buka baju dan celana.

Setelah beli tiket,
visita mulai panik “aku takut mas!!”
“lah? Tadi yang nenangin kamu, sekarang malah takut? Gimana sih?”
“aku pikir kamu pemberani..”
“ya elah! Aku kan udah bilang takut!”
“ya udah, aku berani kok… yuk baris”

ga berapa lama panji dan anja dateng. aku udah seneng aja punya temen cowok. tapi ternyata panji ga sejantan yang aku duga, dia dateng sambil bilang
"sini aku jagain tasnya.."
maksudnya?????
si panji ternyata takut setengah mampus, diajakin ga mau. dipaksa ga mau. bener2 ketauan homonya.
anja sang pacarnya panji adalah kesempatan yang pas buat maksa panji ikut
"nja, kamu ikut ya?"
"hemm..hem...hemmmm" si anja ketawa2 aja
si panji langsung nangkep maksudnya "itu artinya dia ga mau.."
"lah? dia hem..hem..hemmm aja udah tau ga mau? dari mananya coba?"
hem..hemmm..hemm.. anja itu bagai peluit tukang parkir.
maju prit, mundur prit, nabrak prit.
ga ada yang tau maksudnya!

ah, sudahlah, si panji ternyata ga berani, si anja sama saja. mereka bagai pinang dibelah pinggir *berasa potongan rambut nih.
akhirnya aku cuman bisa meratapi nasib.. hadeh

Barisan mulai maju, kita nomor urut ke 5. Nomor 1 dan nomor 2 udah pada masuk. Cewek2 yang tadinya perkasa ini mulai panik
“aku nanti yang belakang aja ya ta..” riana menawar
Visita nyaut “aku juga takut, aku ditengah ya”
“aku juga..” aldita dan janna barengan ngomong. 4 cewek itu langsung mandang aku
“mas…..”
“AKU GA MAU DEPAN!!! EMOH!!”
“ga papa mas… Tuhan beserta kita…”
“lah?”
“ga papa mas..”
“itu lho! Yang jaga tiketnya aja udah nakutin. Make upnya serem!”
“mas, plis ya.. itu mukanya dia beneran. Ga pake make up”
“ow… maap. Kok serem?”

Giliran kita mau masuk, antrian nomor 1 udah keluar dari rumah hantu. Ada yang keringet dingin. Ada yang nangis. Ada yang ngomong kebun binatang beserta isi-isnya. Ada yang jadian *eh.
Aku mulai panik. Aku mau ijin pipis juga ga bisa. Udah digandeng duluan sama cewek-cewek penjebak ini. Aku bayangin mukaku abis keluar dari rumah hantu. Pasti ingus keluar dari idung, keringetan ampe ketek, mulut mangap ga bisa nutup ampe 1 minggu.

Tiba giliran… yang lain udah pada panik aja. Backsonund teriakan orang, suara hantu, suara srigala menambah panik. Tapi udah terlanjur juga. Akhirnya kami masuk juga.
Rumah hantunya berbentuk seperti….. rumah yang berhantu. Tiap ruangan ada 1-3  hantu. Hantunya ada yang jalan-jalan, ada yang di kasih kandang, ada yang diem aja, mungkin itu hantu galau. Tiap kamar di batasi oleh tirai hitam, jadi kita ga bakal tau ada hantu kayak apa sebelum menyingkap tirai hitam itu.

Masuk ruangan pertama udah langsung dihadang kuntilanak galau, kuntilanaknya diem sambil sandaran di dinding. Aku curiga mungkin ini hantu cicak, karena dia nempel didinding. Cewek-cewek udah pada takut aja, langsung ngumpet dibelakang punggungku, dipikir aku tembok apa ya? Dalam hati aku udah baca bapa kami, 10 salam maria. Kalo dalam keadaan normal, mungkin aku udah doa Rosario.

Masuk ke ruangan selanjutnya setannya lebih serem lagi. Keluar dari kuburan! Ada nisannya. Ada darah dimana-mana, pake baju putih. Aku udah mau teriak aja. Tapi tengsin. Kan ntar ketauan ngondeknya dong.
Tiap menyingkap tirai tu rasanya udah merinding. Apalagi waktu lewat kandang hantu. Aku curiga, ini mungkin hantu yang nakal. Sampe-sampe dikurung dipenjara. Mana hantunya bisa ngomong lagi..
Liatin salah satu dari kami sambil bilang “AKU MAU DIA! AKU MAU DIA!” dipikir ini super deal 2 milliar apa ya? Bisa milih tirai apa kotak. Hantu sarap!
Trus sayup-sayup ada yang bilang “darah….darah….” si Riana malah nyaut. “darah muda mas? Darahnya para remaja?” ini Riana malah ngajak dangdutan hantunya.
Hantunya tu bener-bener ngagetin. Ada yang tiba-tiba dari balik jeruji nongkol trus bilang “BBBHHHAA!” aku kan kaget. Coba dari awal dia bilang ci-lub. Kan ada persiapan dulu.

4 cewek udah pada teriak ga karuan. Gandeng sana gandeng sini. Tangan kananku udah ada diketeknya visita. Tangan yang satunya dipegangin aldita. Badannya aldita dijadiin tameng sama riana dan janna. Itu badan berarti gedhe sekali…
Setelah teriak2 ga penting. Kita menemukan sesuatu yang bikin kita bahagia. PINTU KELUAR! Kita lari sejadi-jadinya. Ga pernah aku sebahagia itu. Aku sujud syukur. Sekalian sholat 2 rakaat. Eh kok aku jadi pindah agama? Cewek2 saling pegangan, menguatkan masing-masing temen. Aku ga digubris. Kalo kayak gini aja aku ga dianggep. Wu!

Keringet masih ngucur deras. Adrenalin masih terpacu, sensasi ini cuman pernah aku rasain waktu smp, nonton bokep pertama kali di rumah. Gila! Seru! Dan menegangkan… tapi ngomong-ngomong, kok sandalku tinggal satu? KETINGGALAN DIDALAM? GA MAU! AKU GA MAU MASUK LAGI BUAT NGAMBIL! ENGGAK MAU!

Senin, 23 Januari 2012

Fenomena Boy Girl Band

Akhir2 ini televisi di dominasi oleh sekelompok ABG (atau setidaknya memaksa kita berfikir bahwa mereka ABG) yang mengganggu pandangan mata dengan tarian dan lipsing mereka. Perubahan dominasi music di TV dari lagu cinta melayu mendayu dayu menuju ke sekumpulan anak muda bergaya absurd tidak lain tidak bukan karena jasa andhika kangen band. Runtuhnya dominasi music melayu dikarenakan andhika potong rambut. Kalo pembaca perhatiin, semenjak rambut andhika pendek, setan2 terbelenggu, gerbang menuju ke dunia luar telah ditutup. Akhirnya dominasi lagu melayu berakhir.

Boy girl band yang kini membombardir TV ternyata lucu-lucu untuk dikomentari.
Dilihat dari jumlah tentu aja JKT48 adalah juara, aku curiga kalo dalam 1 bulan mereka ga dapet job manggung mereka bakal kayak ibu2 arisan :
“yah, karena bulan ini sepi job. Hari ini kita bagi beras… dan yang dapet adalah….” kata Manager diplomatis dengan mata rada sayu nahan kantuk karena semalaman ngelinting kertas undian arisan.



Aku juga bingung bagaimana mereka kenal satu sama lain? Aku 1 kampung aja kadang lupa, gimana kalo satu grup ada 48? Kalo mereka ketemu dijalan gimana coba?
“halo… aku A. dari grup JKT48”
“lho? Kamu JKT48? Aku juga! Cuman yang nari disektor kiri”
“ah pantes ga pernah ketemu, aku disektor kanan”
Saking banyaknya mereka sampe ga kenal satu sama lain. Apes.

Lalu masalah pembagian suara akan sangat rumit. Karena Tuhan maha adil, biasanya suara dan muka selalu berbanding terbalik. Muka jelek dikasih talenta suara bagus, suara jelek dikasih muka cakep. Maka jadilah yang mukanya cakep didepan sambil mangap-mangap sesuai nada biar dipikir bernyanyi. Muka yang jelek tapi suara bagus ada di bagian belakang. Yang pinter nari di samping biar bagusan dikit.

Nama band kadang bisa menjadi suatu pencitraan. Contohnya
•    JKT48 dikarenakan ada 48 anggota.
•    7 icons dengan 7 anggota yang semuanya ga kuat sama playboy dan yang denger ga kuat nahan muntah kalo mereka nyanyi live.
•    Smash dengan 7 anggota, secara nama mereka adalah singkatan dari Seven Man and Seven Homo.
•    Hitz dengan 3 anggota yang mengedepankan 1 personil asal korea dan entah kenapa suka buka baju sambil gerak-gerakin pundak trus nyanyi “yes…yes…yes… if you love me say…”
•    Tapi yang paling keren adalah boy band yang bernama dragon boyz. Perpaduan yang apik karena nama dragon bermaksud garang, tapi z pada boyz bermaksud alay. Mereka berusaha menutupi kefeminiman mereka dengan nama yang garang. Ajib. Bahkan personil mereka ada yang ngondek. Beneran ga boong, salah satu personil mereka (karena ga enak sama orangnya mari kita sebut saja Bunga) mengaku suka bawa alat make up kemana-mana.

Menurutku hal yang ditakuti oleh grup boy girl band selain menyanyi Live adalah wawancara Tv. Kenapa? Karena bisa mencoreng dan memperlihatkan inteligensi asli dari mereka. Contohnya aja cherry belle :
“kenapa anggotanya 9 orang?” Tanya si wartawan dengan serius
“kalo 5 kayak 5 bidadari, kalo 7 kayak 7 icon, kalo 11…… (yang ngomong nunggu temen-temennya ngerespon, tarik napas lalu….) KAYAK MAIN BOLA!” jawab mereka sambil ditambah cekikikan centil personil cherrybelle dan cekukan dari wartawan yang syok.



Atau boy band yang nyanyi ACDC yang ditanya :

“beda boy band kalian dengan yang lain apa?” Tanya si wartawan dengan serius (anggap aja wartawan yang sama dengan yang diatas)
“jelas beda!” jawab salah satu personil
………………………. Hening lama……………………..
wartawan menunggu jawaban bedanya dimana, si personil yang pegang mike bingung bedanya dimana. Mau jawab “yang lebih mahal banyak…..” pasti dikira iklan
Wartawan akhirnya mengalah dan bertanya “bedanya apa?”
“…………….. boy band kami…….. lebih energik…..” ngomong kayak ga yakin gitu. Yang lain manggut-manggut membenarkan. Wartawan bingung bagaimana ukuran “lebih energik” seperti yang dikatakan. Padahal lebih gampang kalo dia ngomong “boy band kami jiplak lagu orang…” maka semua orang percaya.

Keunikan lainnya dari fenomena ini, Ada girl band Indonesia yang berjumlah 9 orang menjiplak lagu dari girl band asal korea SNSD. Ada juga boy band yang menjiplak lagu Asereje menjadi ACDC. Selain udah menjiplak lagu, dia juga menjiplak nama grup band rock. Yang lucu, ga ada tu di TV diterangkan kalo itu ciptaan asli orang luar. Yang ada nama Dewiq yang muncul.

Boy girl band masing-masing merasa berbeda dengan yang lain. Padahal ya tetep aja dengan konsep sama. 1 lagu dengan maksud menjual di RBT. Tanpa kreatifitas lagi. Dengan tarian dan lispsing mereka udah bisa bikin penonton teriak. Paling yang beda cuman ada yang perform pake kapuera. Bela diri asal brazil. Kalo ga salah nama boy bandnya 3G. 3 gay.

Efek lain musim boy girl band antara lain adalah Tina Toon yang ikutan latah bikin girl band. Waktu jaman dulu lagi musim lagu anak-anak, dia ikut nyanyi lagu anak-anak. Waktu musim solo karier , dia juga ikut solo karier. Aku jadi yakin kalo musim rambutan, dia juga ikut jualan rambutan.

Efek dari boy girl band yang ada TV pada keluargaku adalah kecintaan ponakanku yang bernama Chela pada boy band Smash. Kecintaannya udah tingkat mengkhawatirkan. Tanda-tandanya sebagai berikut :
•    Tiap hari yang ditungguin adalah video klip dan iklan yang mengandung unsur smash. Kalo jajan cuman mau teh Rio dan makan sosis so nice. Kini di dunia hiburan televisi, ukuran sukses bukan seberapa banyak seseorang memiliki uang. Tapi lebih kepada seberapa keren seseorang itu sampai perusahaan sosis memilih dia untuk jadi bintang iklan.
•    Chela baru berumur 5 tahun dan dia ngerelain ga jajan di sekolah cuman buat beli fotonya Morgan seharga 2000 rupiah. Sampe di rumah dia Tanya
“om, aku abis nyium morgan”
“kok bisa?”
“nih fotonya… om icaQ mau cium juga? Ga papa. Aku ga cemburu kok”
Aku sempet tergoda, bukan karena permintaan ponakan tersayang, tapi karena fotonya bagus juga #eh?
•    Tiap minggu pagi telepon rumahku sambil tanya “om icaQ, kemaren liat cinta centat centut ndak? (ya.. dia bilang centat centut, bukan cenat cenut) Bagus lho! Ada morgan”
•    Buku tulis minta yang bergambar morgan.
•    Tingkat akutnya waktu ponakanku yang lain belajar tentang fenomena fataMORGANa. Chela secara sensitif menganggap bahwa itu sodaranya MORGAN. Dia 5 tahun dan kalo sudah gedhe kayaknya bakal jadi orang psikopat.



Saranku sebagai pengamat musik Indonesia, dalam menghadapi fenomena ini, kita harus tawakal. Badai pasti berlalu, aku yakin ini hanyalah cobaan dari Televisi. Kita harus mampu menyingkapi fenomena ini dengan berpasrah diri. Mending dengerin Indie karena idealisme non mainstream itu tiada tanding.

Kamis, 05 Januari 2012

cari buku


Buku adalah jendela ilmu, minimal hal itu yang sering kita denger atau bisa kita dapet dengan sekedar nge-googling di internet. Tapi bagiku mahasiswa yang duit aja pas-pasan, buku adalah jendela, lebih tepatnya jendela tetangga mana yang hari ini aku bobol untuk bisa dapet duit untuk beli buku?

 bayangkan kalau anda makan buku ini? berat bukan hidup anda?

Buku psikologi mempunyai ketebalan diluar nalar manusia. Sampe-sampe ada buku yang dibikin perjilid saking tebelnya dan ditiap jilidnya berharga ampe ratusan ribu. Kalo pada hari yang sama ada mata kuliah Psikologi umum 1, Psikologi umum 2 dan Psikologi kepribadian maka siap-siaplah untuk bungkuk permanen pada hari itu karena membawa buku tebal dengan berbagai versi sangat menyita punggung dan tangan. Masih beruntung menjadi mahasiswi yang cantik karena para mahasiswa bau naga akan melakukan hal ini :
“aduh kasian, sini aku bawain…”
Tapi kalo mahasiswi tidak (ehem) cantik,
“aduh kasian, minta bawain temen yang cantik dong. Nanti aku bantuin
Kalo mahasiswi tidak (ehem) cantik meminta tolong,
“bantuin? aduh tanganku sakit, kata dokter ga boleh bawa yang berat-berat…”
2 detik kemudian yang cantik lewat,
“kata dokter ga papa kok.. sini aku bawain…”

Hidup sebagai mahasiswa jomblo lebih berat karena mahasiswi cantik tinggal pilih siapa yang hari ini bawain buku mereka, mahasiswa jomblo bagai cabe keriting yang dijual dipasar nunggu dipilih ibu-ibu, mending langsung milih, pake nawar akan terdengar lebih pedih. Mahasiswa jomblo bagai anjing di pet shop yang nunggu dipilih majikan sambil keluar air liur dan lidah keluar masuk. Kalo perlu kita saling menyakiti mahasiswa jomblo lain agar bertahan hidup. Pedih.
Kembali ke cerita buku, kita singkirkan anjing dan cabe keritingnya.

Sebagai mahasiswa baru, tentu saja buku sangat penting dalam dunia perkuliahan. Mahasiswa yang pintar akan membeli untuk menambah pengetahuan, mahasiswa yang tidak pintar akan membeli biar kelihatan pintar atau sekedar membawa aja biar dikira anak kuliahan. Di semarang, satu tempat yang menyediakan buku psikologi terlengkap adalah toko buku.
tapi kendalanya adalah sangat mahal setara dengan uang makan puasa senin-kamis selama 1 semester. Ga keren aja cuma beli buku satu buku perlu 1 semester. Bagaimana kalo 144 SKS? Kuliah engga, typus iya.
Mahasiswa miskin perlu inovasi, caranya adalah membeli buku bajakan atau fotokopi buku yang ada di perpustakaan. Ide ini aku sampaikan pada temen-temen miskin lain dan mereka menyetujui ide brilianku ini. Maka kita kumpulan mahasiswa setengah matang bareng-bareng datang ke perpustakaan untuk pinjem buku. Nyatanya banyak mahasiswa yang berpikir sama padahal di perpustakaan cuman ada 2 buku.

Aku dan temen-temen sepakat berpencar untuk mencari buku Panduan Psikologi Umum (PPU). Aku dan Danu mencari di lantai 2, Ryan dan Cahyo mencari di lantai 5 sedangkan Combed dan Indra mencari di kamar mandi dengan maksud sapa tau ada yang iseng bawa-bawa ke kamar mandi alih-alih mereka kebelet pipis.
Beberapa menit cari, Ryan SMS kalo buku PPU baru aja dipinjem. Combed SMS kalo di kamar mandi ga ada, yang ada cuma orang pipis, dia bermaksud ke kamar mandi cewek tapi takut digampar. Harapan satu-satunya tertumpu pada kombinasi aku dan Danu. Kami saling menatap,
tatapan Danu seperti berkata “kita harapan satu-satunya caQ, jangan kecewakan mereka!”
tatapanku seperti berkata “iya, tapi jangan menatapku kayak gitu. Kita dipikir homo…”

Setelah sampai ke lantai 2, kami langsung cari pake katalog komputer. Ternyata masih ada! Nomor 155.02. kita langsung lari ke rak yang dimaksud. Tapi ternyata kami ga sendirian. Kami punya pesaing! Indra Number 2!
Indra number 2 adalah laki-laki paling pintar di kelas. Tulisan paling rapi, duduk paling depan, aku yakin kalo tempat duduk bisa dipindah dia bakal pilih didepan persis meja dosen. Duduk Indra dengan kaki nyilang persis kayak penontonnya acara Dhasyat yang kalo nari kayak cuci-jemur pakaian. Kenapa namanya Indra Number 2? Karena selain temen kami ada yang namanya Indra. dia paling anti sama nomor 2, pengennya nomor 1. IPK nomor 1, presentasi nomor 1, bahkan kalo ada sesi Tanya jawab dia yang pertama kali mengacungkan tangan.

Indra number 2 jaraknya lebih dekat dengan buku PPU dari pada aku, kita saling menatap. Aku menatapnya dan nya menatap aku. Aku menatap buku, nya ikutan menatap buku. aku mulai berkonsentrasi sampe-sampe bisa baca pikiran Indra Number 2 yang menginginkan buku itu juga. Aku menyipitkan mata. Aku lari dengan kecepatan sekenanya, Indra ikutan lari. Tapi tangan dia lebih dulu sampai, aku bermaksud mencolok matanya tapi aku inget dia pake kacamata, aku cuma bisa teriak “TTIIIIIDDDAAAAKKKKK!!!” tiba-tiba hujan Guntur menyambar berbarengan dengan ketawa bahagianya Indra “bhbhbhbhbhbhbhbh….” dan dia pergi meninggalkanku dengan penuh kemenangan.
Aku sempet shock, tapi mahasiswa miskin ga boleh patah arang. aku usap ingusku
Aku melancarkan rencana B. Cari buku bajakan bersama Danu di stadion deket Universitas Diponegoro (Undip). Danu mau-mau aja padahal dia belum tau dimana stadion yang aku maksud. Kita naik motorku dan sampai ke Undip dengan selamat. Danu percaya aja aku bawa kesana, muter-muter ampe 1 jam akhirnya dia nanya atas keganjilan yang ada,

“caQ, sebenernya kamu tau tempatnya ga sih?”
“wehe… maap dan. Aku ga tau…” jawabku polosan
Danu mukanya masih biasa aja “kamu di semarang berapa tahun?”
“dari lahir lah. Gini-gini aku orang Semarang asli!”
“19 tahun di Semarang, ga tau Stadion mana?” mukanya udah mulai berubah, bentar lagi jadi super saiya.
 “wehe… maap dan. Aku baru bisa naik motor waktu kuliah ini…” jawabku polosan lagi,
“kita tanya tukang becak aja!” mendadak dalam bayanganku danu udah jadi jadi super saiya 3. Gondrong bagian belakang. Depannya tetep botak.
Setelah berguru dengan tukang becak, aku menyadari bahwa dari tadi selama 1 jam penuh aku dan Danu cuma muter-muter di sekitar Stadion. Padahal stadionnya ada di tengah. Kami mulai cari satu demi satu kios buku yang ada disitu.

Kios Ade,
“mbak, buku Panduan Psikologi Umum ada ga?”
“ga ada mas…”

Kios Indra,
“Koh, buku Panduan Psikologi Umum ada ga?”
“yang lebih mahal banyak…”

Kios Budi,
“Mas, buku Panduan Psikologi Umum ada ga?”
“ga ada. Playboy aja. Baru terbit nih!” aish! Jangan sekarang mas, lagi bokek nih. Aku berjanji dengan kekuatan bulan akan kembali ke kios ini lagi, besok tanpa danu karena ga seru aja baca Playboy bareng-bareng.

Kios AL-Munawar
“Mas, buku Panduan Psikologi Umum ada ga?”
“ada mas. Nih baru dateng” aku dan Danu udah nari saking senengnya. Tapi aku disadarkan dengan satu majalah laen, danu masih nari poco-poco. Aku liat buku itu. Wau! Playboy nangkring di atas kios bagai jemuran karena di jepit di antara tali jemuran.
“mas, ini kios namanya Al-Munawar kan?”
“iya mas.”
“itu Playboy kan?” sambil nunjuk benda yang dimaksud.
“iya mas, yang terbaru. Bagus. Saya udah baca. Masnya mau beli?”
“besok aja mas. Cuman kaget aja kombinasi Al-Munawar dan Playboy. Kontras”
Mas penjual buku masih ga maksud dari obrolan barusan. Aku patungan dengan Danu yang masih nari-poco-poco sampe balik ke kampus. Bayar dan ngacir meninggalkan mas penjual buku dengan tatapan bingung. Buku bajakan pun telah terbeli. Sampe kampus program fotokopi berjamaah segera dilaksanakan. Dan program ini akan kami lanjutkan sampe kita lulus nanti.

Minggu, 01 Januari 2012

Mereka bilang aku CINA



-----------------------------------------------



A : Kenapa namanya ayu ting ting?
B : karena dia masih perawan?
A : engga. Soalnya dia dari jawa barat. Nyanyinya “dimana… dimana… dimana?”
     Kalo dari cina namanya ayu ling ling dan pasti nanyinya “damana… damana… damana?”
----------------------------------------------

 ini cina!

ini bukan!

Merasa geli juga sih nulis judulnya. Tapi ini merupakan jawaban dari tantangan WURI. Bagi pembaca yang ga tau siapa itu wuri, bersujud dan segeralah mengucap syukur. Karena jika mengenal dia akan memberikan efek penyesalan yang berkepanjangan, mata berkunang-kunang, dan obesitas yang peningkatannya sangat signifikan ditiap harinya. Okelah, kita singkirkan wuri dari pembicaraan ini. Toh selain wuri bukan cina, kalo nama wuri disebut beberapa kali akan memberikan dampak kesenangan pada dia krn namanya disebutkan beberapa kali dalam posting ini.

Pembaca yang berasal dari UNIKA Soegijapranata tentu tau bahwa mayoritas yang berkuliah di Unika adalah Chinese. Tentu aku tau karakteristik beberapa dari mereka, memang bukan semua, cuman kebanyakan. Kalo survey bilang sih 7 dari 10. Aneh juga, semenjak aku sekolah dari SD sampai Kuliah, baru kuliah aku dikatain bersuku cina. Cina dari mananya coba? Beberapa karakteristik cina udah pernah aku pelajarin. Ga ada tu karakteristik yang ada di aku.
  1. Aku ga begitu putih
  2. Aku ga secerdas mereka dalam hal managemen uang bahkan aku ga cerdas dalam hal apapun *lho kok jadi ngejek diri sendiri gini?
  3. Aku ga pake sandal crox ke kampus
  4. Aku ga pake baju kebesaran
  5. Aku ga… ga… ga… kuat… ga… ga… ga… kuat… *eh, kok malah nyanyi gini?
  6. Aku masih bisa ngomong Di… bukan Da pada kata “DIMANA”
  7. Bauku tidak seperti baju baru (kayaknya ga berlu diterangin ya, terlihat kalo ga mudeng maka pembaca kurang cerdas. Hehe)
  8. Aku ga pake kalung emas apalagi di perlihatkan dan dipadu padankan dengan baju yang kancing bajunya di buka 3-4 bagian atas (bukan 1 kancing seperti orang kebanyakan. Dan entah kenapa ya, hal itu membuat beberapa orang PD. Padahal ada 3 hal yang mereka ga tau. 1. Orang itu terlihat norak 2. Orang itu terlihat homo 3. Orang itu combo dari keduanya)
Dan masih banyak lagi yang ga banget dari aku. Intinya bagian manakah dari diriku yang patut dikatakan cina? Kalaupun aku mirip cina, berarti yang cina kan orang tuaku, bukan aku. Eh, hem… sebentar. Ada yang aneh dengan pernyataan barusan. Ah sudahlah.

Satu hal yang pasti, ada satu kemiripan yang aku yakin bikin mereka bilang aku cina. Yaitu mata. Tapi mereka ga tau, tahun 2012 yang lagi hits adalah mata sipit. Ini relevan dan didukung oleh survey pembelian elektronik. Di tahun 2012 orang akan senang dengan sesuatu yang tipis. Hape tipis. Televisi tipis dan juga mata yang tipis. Sipit adalah hits di tahun 2012. Hidup sipit!

Ngomong-ngomong soal cina. Banyak hal yang ga bisa aku pahami soal sterotip cina yang pelit dan perhitungan. Padahal banyak banget temenku yang cina dan baiknya naujubilah. Ada sih yang pelit sampe-sampe pinjem buku aja ga boleh, takut lecek katanya. Tapi sedikit. Aku bingung, padahal buku lecek itu sebagian dari iman. Contohlah alkitab. Kalo alkitab ga lecek, berarti yang punya ga pernah baca. Trus apa gunanya punya? Ah sudahlah, kembali ke topic awal. Kita singkirkan topic hidayat dan topic saya bundar.

Sterotip cina yang pelit jelas didasari dari pemikiran orang yang meminta. Mari kita bernalar lagi. Di semarang yang paling dekat dengan orang cina adalah orang jawa. Kebanyakan orang jawa (7 dari 10 lagi. Jika kamu bukan tipe ini berarti kamu adalah 3 dari 10) pinggiran yang diberi sesuatu cenderung meminta lagi. Pemikirannya adalah jika awalnya diberi maka jika meminta lagi akan diberi. Nah, aku cenderung yakin kalo sterotip pelit bermula dari ini. Pribadi orang jawa yang merasa di enakan dengan diberi dan meminta bertubrukan dengan orang cina yang segalanya akan diperhitungkan. Orang cina memiliki sifat perhitungan adalah dari hidup mereka yang memilih berdagang. Dosenku pernah bilang, jaman dulu orang cina ga bisa jadi PNS, Polisi ataupun perangkat pemerintah. Hasilnya cara untuk kaya adalah dengan berdagang.

Tapi kenapa sih kita selalu mempermasalahkan cina, jawa, batak ataupun sunda? Tuhan menciptakan manusia itu berbeda-beda. Tapi Tuhan kasih 1 yang sama. “sesuatu” yang buat kita bisa mengerti satu sama lain. Untuk bisa saling toleransi dan menghormati satu sama lain. Entah apa pun suka anda. Yakinlah bahwa Tuhan beri kita Cinta untuk saling memahami.